KARAWANG – Musim hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Karawang sejak pertengahan Januari 2026 berdampak pada aktivitas pendidikan di Kecamatan Jayakerta. Sejumlah sekolah terendam banjir, menyebabkan kegiatan belajar mengajar terganggu dan sebagian harus dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Merespons kondisi tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jayakerta bergerak cepat melalui program “PGRI Jayakerta Peduli” dengan menyalurkan bantuan kepada sekolah, guru, serta siswa yang terdampak banjir, Kamis (29/1/2026).
Ketua PGRI Cabang Jayakerta, Marjono, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian insan pendidikan terhadap sesama, khususnya di tengah situasi darurat akibat bencana.
“Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena air meninggi. Kami hadir untuk memastikan rekan-rekan guru dan para siswa tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” ujar Marjono di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Ia menjelaskan, awal tahun 2026 menjadi ujian bagi masyarakat Jayakerta akibat curah hujan yang tinggi. Banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga fasilitas pendidikan, sehingga menghambat proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Dalam aksi tersebut, tim relawan PGRI Jayakerta menyasar sejumlah sekolah yang terdampak cukup parah. Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak, seperti logistik dasar berupa bahan pangan serta dukungan moril bagi para pendidik dan siswa.
“Bantuan ini mungkin belum bisa menghapus seluruh beban, namun setidaknya dapat meringankan duka dan menguatkan mental rekan-rekan sejawat,” tambahnya.
PGRI Jayakerta juga berharap adanya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap infrastruktur, khususnya sistem drainase di sekitar lingkungan sekolah, guna meminimalkan risiko banjir di masa mendatang.
Pada kesempatan itu, Marjono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur, guru, serta siswa yang telah berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
Dengan adanya aksi solidaritas ini, PGRI Jayakerta berharap kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak banjir dapat segera kembali berjalan normal.
Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.





