PURWAKARTA – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sukses menyelenggarakan program kerja sosialisasi bertajuk “Stop Bullying: Kenali, Cegah, dan Lindungi” di SD Plus Al Islam, Desa Taringgul Tengah, Kecamatan Wanayasa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa mengenai dampak negatif perundungan serta membangun karakter saling menghargai di lingkungan sekolah.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh puluhan siswa, jajaran pengajar, serta menghadirkan para mahasiswa KKN sebagai pemateri yang kompeten di bidangnya;
Ketua KKN UNSIKA Desa Taringgul Tengah, M Abdeejar Ridho Al Ghazali, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan mental dan keamanan sosial anak-anak di tingkat sekolah dasar.
“Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh. Melalui sosialisasi ini, kami menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah. Harapan kami, siswa tidak hanya paham apa itu bullying, tapi juga berani untuk melapor dan saling menjaga satu sama lain,” ujar Abdeejar dalam sambutannya;
Penyampaian materi dilakukan secara kolaboratif oleh tim narasumber KKN UNSIKA, yaitu Muhammad Faturrohman, Indi Ratu Genuita, dan Dhiya Putri Shafiyyah. Mereka membedah jenis-jenis bullying—mulai dari fisik, verbal, hingga cyber bullying—dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Muhammad Faturrohman menekankan pada pengenalan perilaku bullying yang sering tidak disadari.
Indi Ratu Genuita memaparkan dampak psikologis bagi korban dan pentingnya empati.
Dhiya Putri Shafiyyah memberikan edukasi mengenai langkah-langkah praktis yang harus diambil jika siswa melihat atau mengalami perundungan.
Kepala Sekolah SD Plus Al Islam Taringgul Tengah menyambut baik inisiatif ini. Beliau menilai kehadiran mahasiswa KKN UNSIKA memberikan penyegaran dan perspektif baru bagi para siswa dalam memahami isu sosial yang krusial ini.
“Kami sangat mengapresiasi program yang dibawa oleh mahasiswa KKN UNSIKA. Edukasi seperti ini sangat penting dilakukan secara berkala agar nilai-nilai budi pekerti tertanam kuat sejak dini. Kami berharap sinergi ini dapat terus membawa dampak positif bagi perkembangan karakter anak didik kami,” Tutupnya;
Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.





