LANGKAT, SUARA PROKLAMASI.COM- Batalyon Infanteri (Yonif) 100/PS bersama masyarakat Desa Pasar VI Kwala Mencirim melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Karya Bakti Yonif 100/PS sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kerja bakti dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Agus Beni Patria, bersama anggota TNI, Polmas, serta jajaran Babinsa. Sejak pagi, seluruh unsur yang hadir bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan desa.
Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari membersihkan selokan, menyapu jalan utama, merapikan fasilitas umum, hingga mengangkut sampah yang berada di sepanjang lingkungan desa.
Kehadiran kepala desa bersama TNI, Polmas dan Babinsa yang turun langsung ke lapangan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Mereka membaur dan bekerja bersama warga tanpa sekat, sehingga suasana gotong royong berlangsung penuh kekeluargaan.
Salah seorang warga yang ditemui awak media Demokratis di lokasi kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh pihak membuat masyarakat semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan dan kerukunan lingkungan.
“Kehadiran kepala desa, TNI, Polmas dan Babinsa di tengah-tengah kami sungguh memotivasi masyarakat. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujar warga.
Menurut warga, kegiatan kerja bakti bersama tersebut tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan rapi, tetapi juga memperkuat hubungan antara masyarakat dengan aparat pemerintahan dan keamanan di wilayah desa.
Kegiatan kemudian berakhir dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Lingkungan Desa Pasar VI Kwala Mencirim tampak lebih bersih, rapi dan nyaman setelah kegiatan berlangsung.
Masyarakat berharap semangat gotong royong melalui kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.
L. Depari
Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.





