Jumat, September 11, 2026
spot_img
spot_img

Anggota DPRD Karawang H. Erick Heryawan: GOKAR Karya Anak Daerah Harus Didukung

KARAWANG, JABAR, SUARAPROKLAMASI.com– Keluhan para pengemudi ojek online (ojol) terkait masih tingginya potongan aplikator hingga 20 persen meski Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mempertanyakan implementasi Perpres tersebut. Menurutnya, dalam regulasi yang telah ditandatangani Presiden, potongan aplikator seharusnya hanya sebesar 8 persen, sementara 92 persen menjadi hak pengemudi.

- Advertisement -

Namun hingga saat ini, para driver di lapangan mengaku masih menerima potongan hingga 20 persen dari setiap transaksi.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Erick Heryawan Kusuma, SE, menyatakan bahwa kesejahteraan para pengemudi transportasi online harus menjadi perhatian bersama.

“Kalau memang Presiden sudah mengeluarkan Perpres yang mengatur potongan aplikator sebesar 8 persen, maka aturan tersebut harus dijalankan. Jangan sampai para driver yang setiap hari bekerja keras justru masih terbebani dengan potongan yang tinggi,” ujar Erick, Jumat (12/6/2026).

Menurut Erick, para pengemudi online merupakan bagian dari pelaku ekonomi kerakyatan yang berperan besar dalam membantu mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian keluarga.

Berita Lainnya  SPPG di Karawang Disuspend BGN, IWOI Minta Evaluasi Tidak Hanya Soal Administrasi

“Saya sering menerima dan merespons berbagai keluhan masyarakat, termasuk dari para driver online. Mereka membutuhkan kepastian dan perlindungan agar dapat bekerja dengan tenang serta memperoleh penghasilan yang layak,” katanya.

Politisi yang dikenal responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat itu juga mengajak para pengemudi online di Kabupaten Karawang untuk mulai melirik aplikasi transportasi lokal yang lahir dari daerah sendiri, yakni GOKAR (Go Karawang) – Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat.

Menurut Erick, kehadiran GOKAR dapat menjadi alternatif sekaligus solusi bagi para driver yang menginginkan sistem kemitraan yang lebih berpihak kepada kesejahteraan pengemudi.

GOKAR merupakan inovasi karya putra daerah yang patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Karawang.

“Siapa lagi yang akan membesarkan GOKAR kalau bukan pemerintah daerah, jajaran Pemkab Karawang, para pelaku usaha, dan masyarakat Karawang sendiri. Kita harus bangga memiliki aplikasi transportasi online asli daerah yang lahir dari Karawang,” tegas Erick.

Berita Lainnya  Jurnalis Muda FH UNSIKA Gelar Seminar Nasional Bertema Jurnalisme dan Kesadaran Publik

Ia menilai keberadaan GOKAR berpotensi memberikan manfaat yang besar bagi daerah apabila terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Jika GOKAR berkembang hingga seluruh Indonesia, tentu dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga masyarakat Karawang. Pendapatan asli daerah berpotensi meningkat, lapangan pekerjaan terbuka lebih luas, dan ekonomi daerah ikut bergerak,” ujarnya.

Erick juga menyoroti tingginya angka pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun putus kontrak di sektor industri. Menurutnya, kehadiran platform digital lokal seperti GOKAR dapat menjadi salah satu solusi dalam menciptakan peluang kerja baru.

“Kita tahu Karawang adalah kawasan industri yang cukup besar. Ketika ada pekerja yang terkena PHK atau tidak diperpanjang kontraknya, mereka tetap membutuhkan sumber penghasilan. GOKAR bisa menjadi salah satu alternatif usaha dan lapangan pekerjaan yang membantu masyarakat untuk tetap produktif dan mendapatkan penghasilan,” katanya.

Selain itu, Erick mengapresiasi sistem kemitraan yang diterapkan GOKAR, di mana potongan aplikasi hanya 5 persen, atribut diberikan secara gratis, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra pengemudi ditanggung oleh pihak aplikator.
“Saya melihat GOKAR sebagai inovasi lokal yang patut didukung masyarakat Karawang. Aplikasi ini menawarkan potongan yang jauh lebih ringan, hanya 5 persen, atribut diberikan secara gratis, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan oleh pihak aplikator. Ini merupakan langkah positif yang perlu mendapat perhatian,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Dari Sosialisasi ke Uji Coba, GOKAR Antar 10 Siswa SMPN 1 Karawang Timur Pulang

“Prinsipnya, saya mendukung setiap inovasi daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apalagi jika mampu meningkatkan kesejahteraan driver, membuka lapangan kerja, dan membawa nama Karawang lebih dikenal di tingkat nasional, dan keberadaan platform lokal akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah karena melibatkan masyarakat Karawang secara langsung,”pungkasnya.

Hingga saat ini, polemik implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 terkait besaran potongan aplikator masih menjadi perhatian para pengemudi online di berbagai daerah. Mereka berharap kebijakan yang telah diumumkan pemerintah dapat segera diterapkan sehingga kesejahteraan para driver semakin meningkat.

Catatan Redaksi:

Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru dan klarifikasi dari pihak terkait.

BERITA LAINNYA

spot_img

NASIONAL

Dekranasda Karawang dan GOKAR Kolaborasi Digitalisasi Produk serta Transaksi UMKM

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Outlet Oleh-Oleh Dekranasda Kabupaten Karawang menjadi...

GOKAR Hadir di Bazar Motekar Preneur 2026, UMKM Karawang Dapat Kasir Gratis

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perindustrian,...

BGN Suspend 87 SPPG di Karawang, IWOI Dorong Perbaikan Administrasi dan Teknis

KARAWANG | Suaraproklamasi.com – Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Tersangka Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu HJ Akhirnya Ditahan Kejari Karawang

KARAWANG | Suaraproklamasi.com –Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan penahanan...

SPPG di Karawang Disuspend BGN, IWOI Minta Evaluasi Tidak Hanya Soal Administrasi

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

HUT Karawang ke-393: Bazaar UMKM Jadi Ajang Tingkatkan Penjualan dan Promosi Produk Lokal

KARAWANG | Suaraproklamasi.com – Bazaar UMKM dalam rangka Hari...
spot_img
- Advertisement -spot_img

TRENDING

PERISTIWA

Dekranasda Karawang dan GOKAR Kolaborasi Digitalisasi Produk serta Transaksi UMKM

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Outlet Oleh-Oleh Dekranasda Kabupaten Karawang menjadi...

GOKAR Hadir di Bazar Motekar Preneur 2026, UMKM Karawang Dapat Kasir Gratis

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perindustrian,...

BGN Suspend 87 SPPG di Karawang, IWOI Dorong Perbaikan Administrasi dan Teknis

KARAWANG | Suaraproklamasi.com – Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Tersangka Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu HJ Akhirnya Ditahan Kejari Karawang

KARAWANG | Suaraproklamasi.com –Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan penahanan...

SPPG di Karawang Disuspend BGN, IWOI Minta Evaluasi Tidak Hanya Soal Administrasi

KARAWANG, SUARA PROKLAMASI.com— Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

HUT Karawang ke-393: Bazaar UMKM Jadi Ajang Tingkatkan Penjualan dan Promosi Produk Lokal

KARAWANG | Suaraproklamasi.com – Bazaar UMKM dalam rangka Hari...

INVESTIGASI

spot_img

TOP NEWS